Tempat Wisata di Ciamis Bagi Anda yang Suka Berkunjung ke Museum

tempat wisata di ciamis terbaru
tempat wisata di ciamis terbaru

Ciamis disebut dengan gudangnya tokoh kehidupan, karena disini lahir banyak tokoh nasional dan berbagai tokoh di bidang lain. Dalam catatan sejarah, ciamis memiliki sejarah yang sangat panjang dan perjalanan sejarahnya berkaitan dengan berbagai tokoh yang berperan. Sejarah yang ditawarkan ciamis memang sangat menarik untuk dicari tau dan ada banyak tempat yang bersejarah yang menarik untuk dikunjunggi. Wisata sejarah sangat baik untuk pola edukasi anak, agar generasi penerus menghargai jasa para tokoh perjuangan jaman dulu.

Ciamis menjadi salah satu kota yang miliki banyak sekali tempat wisata bersejarah dan setiap tempat memiliki cerita sejarahnya masing-masing. Museum menjadi tempat yang digunakan untuk menyimpan berbagai benda peninggalan sejarah dan setiap museum memiliki cerita pembentukannya yang berbeda. Ciamis menjadi salah satu kabupaten yang memiliki banyak museum yang mengajarkan berbagi cerita yang berkaitan dengan sejarah dan setiap musem di ciamis memiliki benda peninggalan yang berbeda-beda. Berikut ini adalah tempat wisata di ciamis bagi anda yang suka berkunjung ke museum:

tempat wisata di ciamis terbaru
tempat wisata di ciamis terbaru
  1. Museum Galuh Pakuan

Museum Galuh Pakuan adalah museum yang berlokasi di Jalan K.H. Ahmad Dahlan, Ciamis, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis dan menjadi museum bersejarah yang ada di ciamis. Museum ini sangat berkaitan dengan sejarah kerajaah galuh pakuan dan lokasinya yang lumayan jauh menjadi salah satu kendala yang harus dilewati. Museum ini menyimpan berbagai peninggalan sejarah yang memiliki nilai keunikkan yang sangat tinggi dan pengunjung museum galuh pakuan kebanyakan adalah pelajar. Pengelolaan museum galuh pakuan masih sangat tradisional, belum adanya pengelolaan yang profesional dan ada banyak pengetahuan sejarah yang bisa didapat disini.

  1. Museum Galuh Imbanagara

Museum Galuh Imbanagara berlokasi di Imbanagara, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat dan ada berbagai benda bersejarah yang ada di museum ini seperti keris, kujang, tombak dan berbagai benda bersejarah pada jaman kerajaan. Ada berbagai barang yang terbuat dari emas murni dan tempat ini menyediakan sajian sejarah yang sangat lengkap. Pengunjung yang datang bisa mengetahui berbagai cerita sejarah yang pernah terjadi di ciamis dan museum ini memiliki koleksi benda pusaka yang berlimpah.

Kebanyakan pengunjung museum ini adalah pelajar yang melakukan study disini dan mencari tahu berbagai benda bersejarah di museum. Setiap tanggal 16 juni selalu diadakan upacara pajang jimat disini dan upacara ini dilakukan untuk memandikan benda pusaka yang menjadi peninggalan karuhun galuh. Pemandian benda pusaka memang tidak bisa dilakukan sembarangan, karena memerlukan sebuah ritual khusus dan bagi anda yang berwisata di ciamis, jangan lupa berkunjung ke museum galuh imbanagara.

  1. Museum Tambaksari

Museum Tambaksari adalah museum bersejarah yang berlokasi di Desa Tambaksari, Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis dan pendirian museum ini berasal dari temuan fosil yang ada di wilayah tambaksari. Penemuan fosil bukan dengan seorang arkeolog dan penemuan dilakukan oleh siswa smpn tambaksari yang dipimpin oleh Darwa Hardiya Ruhyana yang merupakan seorang guru ipa. Penemuan pertama adalah gigi binatang purba yang memiliki ukuran besar dan diperkirakan pernah hidup ratusan tahun lalu.

Ada berbagai koleksi yang terdapat di museum tambaksari seperti fosil kuda nil, fosil gajah purba, fosil rusa purba, fosil sapi, fosil tanah, fosil kayu, fosil daum, fosil gigi ikan, fosil kura-kura purba, fosil kerang dan fosil deposit kerang. Berbagai koleksi fosil di pajang di museum tambaksari dan museum ini dapat dikunjunggi oleh siapa saja. Jadi bagi anda yang sedang berwisata di ciamis, silahkan berkunjung ke museum tambaksari.

Demikian ulasan lengkap mengenai tempat wisata di ciamis bagi anda yang suka berkunjung ke museum dan semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembacanya.